Sekeluarga Terjaring Arus Sungai di Gorontalo: Ayah Meninggal, Anak Hilang
Di Kabupaten Gorontalo, sebuah kejadian tragis terjadi ketika satu keluarga dilaporkan terseret arus Sungai Motoduto. Tim SAR gabungan segera dikerahkan untuk melakukan pencarian, namun hingga kini dua dari tiga korban masih belum ditemukan.
Keberadaan satu korban, yaitu ayah keluarga, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, sementara dua anaknya masih dalam pencarian. Identitas korban mencerminkan betapa rentannya masyarakat saat berhadapan dengan kekuatan alam yang tidak dapat diprediksi.
Kepala Basarnas Gorontalo, Heriyanto, menyatakan bahwa pencarian akan terus dilakukan hingga semua korban berhasil ditemukan. Diketahui bahwa para korban terseret saat berupaya menyeberangi sungai yang sedang mengalir deras.
Keberangkatan dari Perkebunan yang Berujung Malapetaka
Kejadian ini bermula ketika mereka hendak pulang dari kebun. Melihat kondisi sungai yang mengalir deras, keputusan untuk menyeberang nampaknya diambil tanpa pertimbangan yang matang.
Saat mereka mencoba menyeberangi sungai pada Sabtu sore, arus yang kuat langsung menyeret mereka. Ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dalam menghadapi kondisi alam yang berbahaya.
Menurut keterangan dari pihak berwenang, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 15.45 WITA. Masyarakat sekitar mendengar teriakan meminta tolong namun tidak dapat berbuat banyak karena arus yang sangat kuat.
Pencarian yang Melibatkan Masyarakat Setempat
Setelah menerima laporan tentang kejadian tersebut, tim SAR gabungan segera dikerahkan ke lokasi. Mereka tidak hanya membawa perahu karet, tetapi juga melibatkan masyarakat setempat dalam upaya pencarian.
Ketua tim SAR menyampaikan bahwa mereka melakukan pencarian semalaman bersama keluarga korban. Namun, karena cuaca dan kondisi sungai yang sulit, pencarian harus dilanjutkan keesokan harinya.
Pencarian dilakukan secara intensif dengan menyisir daerah sungai hingga ke muara. Tim pencarian menyadari bahwa setiap detik sangat berharga dalam usaha menemukan korban.
Respons dan Perhatian dari Pemerintah Setempat
Insiden ini juga menyoroti kurangnya infrastruktur keselamatan di daerah aliran sungai. Pemerintah setempat diharapkan bisa mengambil langkah-langkah untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya menyeberangi sungai saat arus deras.
Selain itu, upaya untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga keselamatan diri di lingkungan sekitar juga menjadi krusial. Pemerintah diminta untuk melakukan sosialisasi agar kejadian serupa tidak terulang.
Pengalaman tragis ini mengingatkan kita akan pentingnya kehati-hatian di alam, terutama saat berhadapan dengan kondisi yang tidak terduga.




